MGMP IPA MTs Purbalingga Dorong Guru Melek AI, Kenalkan Gemini dalam Pembelajaran

 


NALANEWS.COM – Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mendorong guru untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensinya. Hal tersebut dilakukan MGMP IPA MTs Kabupaten Purbalingga melalui kegiatan pengembangan diri bertema “Pengembangan Diri: Penggunaan Gemini dalam Pembelajaran IPA”, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam agenda pertemuan rutin MGMP IPA MTs Kabupaten Purbalingga tersebut diikuti para guru IPA MTs se-Kabupaten Purbalingga. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan AI dalam pendidikan, tetapi juga mengikuti praktik langsung menggunakan Gemini.

Dalam sesi praktik, para guru mencoba berbagai fitur Gemini AI menggunakan laptop masing-masing. Platform tersebut dieksplorasi untuk mendukung guru dalam mengembangkan bahan ajar maupun aktivitas pembelajaran yang lebih interaktif, personal, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Ketua MGMP IPA MTs Kabupaten Purbalingga, Isnaini Nurul Hidayati, mengatakan bahwa perkembangan teknologi harus disikapi guru dengan kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi.

“Guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga perlu mengikuti perkembangan teknologi. Kehadiran AI seperti Gemini dapat menjadi salah satu alat bantu bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik,” ujar Isnaini.

Menurutnya, pemanfaatan AI tetap harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembelajaran, bukan untuk menggantikan peran guru.

“AI bukan untuk menggantikan guru. Justru guru tetap menjadi pengarah utama dalam proses pembelajaran. Teknologi kita manfaatkan untuk membantu guru mendapatkan ide, mengembangkan materi, dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa,” lanjutnya.

Guru IPA Antusias Eksplorasi Gemini AI

Antusiasme peserta terlihat saat mengikuti sesi praktik. Para guru mencoba berbagai fitur Gemini AI sekaligus mendiskusikan kemungkinan penerapannya dalam pembelajaran IPA di madrasah masing-masing.

Narasumber pelatihan, Tri Uswatun Khasanah, S.Pd., juga menyampaikan pandangannya mengenai pemanfaatan AI dalam pembelajaran.

“Pemanfaatan AI seperti Gemini Academy bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan untuk memperkaya metode pengajaran dan membuat pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa,” ungkapnya.

Pemanfaatan teknologi AI diharapkan dapat membantu guru dalam menyiapkan berbagai kebutuhan pembelajaran, seperti mengembangkan ide aktivitas belajar, menyusun materi, membuat pertanyaan pemantik, maupun merancang pembelajaran yang lebih variatif.

Meski demikian, guru tetap memiliki peran penting untuk memastikan informasi yang dihasilkan AI sesuai dengan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta prinsip-prinsip pembelajaran yang baik.

MGMP Jadi Ruang Berbagi dan Berinovasi

Isnaini Nurul Hidayati menambahkan, MGMP tidak hanya menjadi tempat pertemuan rutin guru, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, mengenal perkembangan teknologi, dan mengembangkan praktik baik pembelajaran.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada kegiatan pelatihan saja. Setelah mengenal dan mencoba teknologinya, guru dapat membawa pengalaman tersebut ke madrasah masing-masing dan mengembangkannya sesuai kebutuhan pembelajaran,” katanya.

Ia juga berharap para guru IPA dapat semakin terbuka terhadap perubahan dan tidak ragu untuk mencoba berbagai inovasi pembelajaran.

“Yang paling penting adalah kemauan untuk terus belajar. Teknologi akan terus berkembang, sehingga guru juga harus terus berkembang. Dengan saling berbagi melalui MGMP, kita bisa bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di madrasah,” tutur Isnaini.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya MGMP IPA MTs Kabupaten Purbalingga untuk mendorong digitalisasi pembelajaran sekaligus membangun budaya belajar berkelanjutan di kalangan guru.

Pemanfaatan AI diharapkan tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi guru dan peserta didik dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, interaktif, dan bermakna.

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama