Reshuffle Kabinet Prabowo: Tiga Kursi Menko Berubah, Pucuk Polri Ikut Berganti


JAKARTA, NALARNEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan besar terhadap susunan Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah menteri, wakil menteri, kepala lembaga, serta pejabat strategis negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Perombakan ini dilakukan sekitar tiga pekan menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026.

Reshuffle kali ini membawa perubahan pada sejumlah posisi strategis pemerintahan, termasuk tiga jabatan menteri koordinator, Menteri Luar Negeri, Menteri Perindustrian, Kepala Staf Kepresidenan, hingga pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pelantikan dilakukan setelah Presiden Prabowo menetapkan keputusan pengangkatan dan pemberhentian sejumlah pejabat negara.

Salah satu perubahan paling menonjol adalah penempatan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil juga tetap menangani Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pembentukan posisi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi menjadi salah satu perubahan struktur pemerintahan dalam reshuffle kali ini.

Sementara itu, Sugiono bergeser dari posisi Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menggantikan Pratikno. Posisi Menteri Luar Negeri kemudian diisi Arrmanatha Nasir, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.

Perubahan juga terjadi di bidang politik dan keamanan. Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), menggantikan Djamari Chaniago. Dudung sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Jabatan KSP kemudian dipercayakan kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Pergeseran tersebut sekaligus menandai perubahan di pucuk pimpinan Polri. Listyo Sigit tidak lagi menjabat Kapolri dan digantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Di sektor perindustrian, Presiden Prabowo melantik M. Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Perubahan ini menambah daftar pergeseran pada jajaran menteri Kabinet Merah Putih dalam pelantikan 1 Oktober 2026.

Perombakan juga menyentuh kelembagaan baru di bidang reforma agraria. Dedi Prasetyo, yang sebelumnya menjabat Wakapolri, dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Selain itu, Muhammad Fadil Imran dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa.

Secara keseluruhan, pelantikan tersebut mencakup jajaran menteri koordinator, menteri, wakil menteri, kepala lembaga, serta pejabat strategis negara. Perubahan tersebut membuat sejumlah pejabat berpindah posisi dalam satu rangkaian reshuffle, termasuk pergeseran Sugiono dari Menlu ke Menko PMK, Dudung dari KSP ke Menko Polkam, dan Listyo Sigit dari Kapolri ke KSP.

Berikut susunan pejabat yang dilantik Presiden Prabowo dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10/2026):

Bahlil Lahadalia – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM.

Sugiono – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Dudung Abdurachman – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Arrmanatha Nasir – Menteri Luar Negeri.

M. Sarmuji – Menteri Perindustrian.

Dradjad Hari Wibowo – Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Nurkolisoh Ibnu Aman – Wakil Menteri Keuangan.

Luky Afirman – Wakil Menteri Keuangan.

Saleh Mustafa – Wakil Menteri Pertanian.

Irwan Meilano – Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Listyo Sigit Prabowo – Kepala Staf Kepresidenan.

Dedi Prasetyo – Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Muhammad Fadil Imran – Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa.

Aryanto Wibowo – Wakil Kepala BPKP.

Suyudi Ario Seto – Kapolri.

Wahyu Hadiningrat – Wakapolri.

Rangkaian pelantikan tersebut menjadi salah satu perombakan besar jajaran pemerintahan sejak Kabinet Merah Putih dibentuk pada awal pemerintahan Prabowo-Gibran. Perubahan sejumlah posisi strategis kini menjadi bagian dari konfigurasi baru pemerintahan menjelang memasuki tahun ketiga masa pemerintahan.

  

Post a Comment

أحدث أقدم