NALARNEWS.COM – Mau mengurus akta kelahiran, KTP, KK,
hingga dokumen kependudukan lainnya, tetapi enggan menghabiskan waktu untuk
datang dan antre di kantor? Warga Purbalingga kini punya pilihan layanan yang
bisa diakses dari rumah.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
(Dindukcapil) Kabupaten Purbalingga meluncurkan OPTIMA (Online Pelayanan Gratis
Masyarakat), Kamis (1/10/2026), di Gedung PM Collaboration.
Lewat OPTIMA, pengajuan layanan
administrasi kependudukan dilakukan secara online. Warga cukup menggunakan
smartphone, laptop, atau komputer yang terhubung internet.
Layanannya bisa diakses melalui
optima.purbalinggakab.go.id.
Bukan hanya pengajuan dokumen.
Masyarakat juga bisa melihat perkembangan permohonannya sampai selesai.
Dari Akta Kelahiran hingga Perekaman KTP
OPTIMA menyediakan berbagai layanan
administrasi kependudukan. Warga bisa mengajukan akta kelahiran dan kematian,
perubahan biodata, pencatatan perkawinan dan perceraian, pisah KK, perpindahan
dan kedatangan penduduk, perekaman KTP, pencetakan kartu, hingga dokumen
kependudukan lainnya.
Pengajuan bisa dilakukan kapan saja.
Namun, proses verifikasi dan pemrosesan tetap dilakukan petugas sesuai jam
kerja dan ketentuan hari libur nasional. Artinya, masyarakat tidak perlu
menyesuaikan waktu untuk datang ke kantor hanya untuk memulai proses pengajuan.
Tak Lagi Bertanya, “Sudah Sampai Mana?”
Salah satu fitur yang ditawarkan OPTIMA
adalah pemantauan proses layanan.
Masyarakat dapat mengetahui posisi
permohonannya, mulai dari dokumen diterima, diverifikasi, hingga dinyatakan
siap diambil.
Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan
Pembangunan, Muhammad Fathurrohman, yang hadir mewakili Bupati Purbalingga,
menyebut OPTIMA sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah memperbaiki
pelayanan publik.
“Hadirnya inovasi OPTIMA ini tentu
merupakan salah satu bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan publik yang
semakin baik, mudah, cepat, dan murah bahkan gratis,” katanya.
Menurut Fathurrohman, digitalisasi
pelayanan adminduk juga dapat memangkas beban yang selama ini harus ditanggung
masyarakat.
Warga tidak perlu mengalokasikan waktu
khusus untuk datang ke kantor, mengeluarkan biaya transportasi, dan menunggu
pelayanan secara langsung.
Lebih dari itu, sistem digital juga
membuka ruang transparansi karena masyarakat dapat memantau proses permohonan
mereka.
“Kepercayaan itu dapat dibangun salah
satunya dengan transparansi. Dalam OPTIMA, masyarakat bisa memantau setiap
tahap pemrosesan permohonan layanan adminduk secara real-time,” ujarnya.
OPTIMA Bukan Sekadar Aplikasi
Fathurrohman berharap OPTIMA tidak
berhenti sebagai inovasi pada saat diluncurkan.
Menurutnya, layanan tersebut perlu terus
dikembangkan dan disempurnakan mengikuti kebutuhan masyarakat serta
perkembangan teknologi.
Kehadiran OPTIMA diharapkan ikut
memperkuat reformasi birokrasi dan mendorong pelayanan publik di Purbalingga
menjadi semakin mudah diakses.
Dokumen Bisa Diantar, Ada ELKIA-Pos
Kemudahan juga diberikan setelah dokumen
selesai. Dindukcapil Purbalingga memiliki program ELKIA-Pos, yaitu layanan
pengantaran dokumen melalui Pos ke alamat tujuan.
Program ini menjadi alternatif bagi
masyarakat yang tinggal jauh dari kantor Dindukcapil. Warga tidak harus datang
kembali hanya untuk mengambil dokumen yang telah selesai.
Dengan OPTIMA dan ELKIA-Pos, alur
layanan adminduk dibuat lebih sederhana: ajukan secara online, pantau
prosesnya, dan dokumen dapat diantar ke alamat tujuan.
Pelayanan adminduk pun diharapkan
semakin dekat dengan masyarakat—tanpa harus selalu identik dengan datang ke
kantor dan antre.

Posting Komentar