MAPSI SD XXVII Purbalingga Jadi Panggung Siswa Mengasah Bakat, 568 Peserta Tampilkan Kemampuan Terbaik

 

NALARNEWS.COM – Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an, pidato Islami, hingga kreativitas seni religi menjadi warna dalam pelaksanaan Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) SD Ke-27 Tingkat Kabupaten Purbalingga. Ratusan siswa sekolah dasar tampil percaya diri membawa kemampuan terbaiknya dalam ajang yang digelar di SMP Negeri 1 Padamara, Sabtu (3/10/2026).

Sebanyak 568 peserta mengikuti berbagai cabang perlombaan yang tidak hanya menguji kemampuan pengetahuan agama, tetapi juga keterampilan, kreativitas, dan keberanian tampil di depan publik.

MAPSI SD XXVII menjadi salah satu ruang pembinaan peserta didik untuk membangun karakter religius sekaligus menggali potensi siswa melalui berbagai bidang, seperti PAI dan BTQ, praktik wudu dan salat, azan dan iqamah, tilawah Al-Qur’an, hifdzil Qur’an, khitobah, kaligrafi, khat Qur’an, macapat Islami, rebana, hingga duet religi.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Bupati Purbalingga yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Purbalingga, Drs. Suroto, M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga Heru Sri Wibowo, S.Sos., M.Si., jajaran Bidang Pembinaan SD dan SMP, Kasubag TU dan Kasi PAIS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Pengawas PAI, Korwilcam, serta kepala sekolah dasar.



Dalam sambutannya, Drs. Suroto, M.Si. menyampaikan bahwa MAPSI memiliki nilai penting dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan nilai keagamaan.

“Anak-anak kita memiliki banyak potensi yang harus terus dikembangkan. Melalui kegiatan seperti MAPSI, mereka diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan kepercayaan dirinya,” ujar Suroto.

Ia mengatakan, keberhasilan pendidikan merupakan hasil kerja bersama berbagai unsur.

“Tidak ada pihak yang dapat bekerja sendiri. Pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat harus terus membangun sinergi agar potensi anak-anak dapat berkembang secara maksimal,” katanya.

Menurut Suroto, kolaborasi menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

“Dengan sinergi dan kolaborasi, seluruh potensi dapat didayagunakan untuk mencapai prestasi bersama dan mewujudkan Purbalingga yang semakin baik,” tambahnya.



Kepada para peserta, ia berpesan agar menjadikan MAPSI sebagai pengalaman untuk terus belajar dan berkembang.

“Bertandinglah dengan penuh semangat, percaya diri, dan junjung tinggi sportivitas. Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar, menambah pengalaman, dan menunjukkan kemampuan terbaik,” pesan Suroto.

Ia juga memberikan apresiasi kepada guru dan orang tua yang telah memberikan dukungan kepada para peserta.

“Di balik keberhasilan anak-anak, ada peran guru dan orang tua yang terus memberikan bimbingan, motivasi, dan pendampingan. Dukungan tersebut sangat berarti bagi perkembangan mereka,” ungkapnya.

Sementara kepada dewan juri, Suroto meminta agar proses penilaian dilakukan secara objektif.

“Laksanakan tugas dengan objektif, independen, dan profesional, sehingga peserta yang mendapatkan prestasi benar-benar merupakan peserta terbaik,” tegasnya.



Kompetisi MAPSI SD XXVII Kabupaten Purbalingga menghasilkan sejumlah peserta terbaik dari berbagai cabang lomba. Berdasarkan rekapitulasi Panitia Lomba MAPSI SD XXVII Kabupaten Purbalingga Tahun 2026, para juara pertama berasal dari berbagai sekolah dan kecamatan.

Muhammad Nizar M dari SDN 2 Purbalingga Wetan Kecamatan Purbalingga berhasil menjadi juara pertama cabang Azan dan Iqamah. Pada cabang Hifdzil Qur’an, juara pertama diraih Muhammad Izar Sabik dari SDN 1 Kembangan Kecamatan Bukateja dan Alfiyah Cahaya Soleha dari SDTQ Muh Karangklesem Kecamatan Kutasari.

Cabang PAI dan BTQ melahirkan juara pertama Anfasa Wildan Ahsani dari SDN 1 Tanalum Kecamatan Rembang serta Fajra Naila Faradinna dari SDN 1 Pengadegan Kecamatan Pengadegan.

Di bidang seni dan kreativitas Islami, Pasha Arhab P dari SDN 1 Candiwulan menjadi juara pertama Cerita Islami Putra, sedangkan Chalwa Qisthin Ch dari SDN 1 Baleraksa menjadi juara pertama Cerita Islami Putri.


Sementara cabang Tilawah Qur’an dimenangkan Azhar Imam Ghozali dari SDN 1 Karanganyar dan Aqilah Yumna F dari SDN 1 Tunjungmuli. Pada cabang Khitobah, juara pertama diraih Fawwas Azzam Attamami dari SDN 3 Majasari serta Arsyla Yumna Susilo dari SDN 1 Maribaya.

Untuk cabang seni lainnya, Zhafran Akmal E A dari SDN 1 Kasih menjadi juara pertama Macapat Islami Putra, Rindu Kinanti A dari SDN 1 Purbalingga Wetan juara pertama Macapat Islami Putri, Alvaro Davis Saputra dari SDN 2 Krenceng juara pertama Kaligrafi Putra, dan Bintang Arshy A dari SDN 1 Tetel juara pertama Kaligrafi Putri.

Adapun Duet Religi dimenangkan pasangan Dwi Arga Pramudita dan Zaenadi Labibah Otrufafaila Wibawa dari SDN 1 Langgar Kecamatan Kejobong. Sedangkan cabang Seni Rebana juara pertama diraih grup NURUL ‘Ilmi dari Kecamatan Purbalingga.

Melalui MAPSI SD XXVII, Kabupaten Purbalingga terus mendorong lahirnya generasi pelajar yang memiliki keseimbangan antara prestasi, kreativitas, dan karakter religius.

 

Post a Comment

أحدث أقدم