PURBALINGGA, NALARNEWS.COM – Kemampuan menyampaikan pesan agama
secara jelas, menarik, dan menyejukkan menjadi salah satu kompetensi penting
bagi seorang khatib. Untuk memperkuat kemampuan tersebut, Ikatan Dai Indonesia
(IKADI) Kabupaten Purbalingga menggelar Pelatihan Khatib Serentak Nasional
dengan melibatkan 54 peserta dari berbagai masjid dan musala di Kabupaten
Purbalingga, Sabtu (24/10/2026).
Pelatihan yang digelar di Aula Gedung
Dakwah IKADI Kabupaten Purbalingga ini merupakan bagian dari gerakan pelatihan
nasional yang diikuti 10.000 peserta dalam rangka Musyawarah Nasional (Munas)
IKADI ke-IV.
Kegiatan tersebut menghadirkan materi
yang mencakup penguatan wawasan keislaman dan kebangsaan hingga keterampilan
berbicara di depan jemaah. Ustaz Taryudi, Lc., M.Ag., menyampaikan materi
Wawasan Kebangsaan dan Islam Rahmatan Lil'alamin, sedangkan Ustaz Herry
Purwantho, S.ST., M.Si., membawakan materi Retorika Komunikasi dan Teknik
Khutbah.
Dalam sesi retorika, Herry menyoroti
pentingnya keberanian sebagai modal awal untuk mengembangkan kemampuan
berbicara di depan umum. Menurutnya, seseorang tidak akan mampu meningkatkan
keterampilannya apabila terus menghindari situasi yang membuatnya merasa takut.
“Salah satu senjata untuk menaklukkan
ketakutan adalah dengan melakukan hal yang kita takuti, yaitu menjadi khatib,
pembicara, atau mubalig,” ungkap Herry.
Pesan tersebut memberikan motivasi
kepada peserta agar tidak menjadikan rasa gugup sebagai penghalang dalam
berdakwah. Sebaliknya, kesempatan untuk tampil perlu dimanfaatkan sebagai
proses pembelajaran guna membangun kepercayaan diri dan meningkatkan kualitas
penyampaian pesan.
Bagi seorang khatib, keberanian perlu
diimbangi dengan penguasaan teknik komunikasi. Penyampaian khutbah harus
memiliki alur yang jelas, menggunakan bahasa yang mudah dipahami, serta mampu
menyampaikan inti pesan tanpa mengabaikan ketepatan materi keagamaan.
Karena itu, pelatihan tidak hanya berisi
penyampaian teori, tetapi juga dilengkapi praktik khutbah oleh perwakilan
peserta. Melalui kegiatan tersebut, peserta berkesempatan menerapkan teknik
yang telah dipelajari sekaligus mengasah kemampuan berbicara secara langsung.
Penguatan wawasan kebangsaan dan
pemahaman Islam yang membawa rahmat juga menjadi bagian dari pembekalan. Kedua
materi tersebut relevan dengan peran khatib sebagai figur yang turut membimbing
kehidupan keagamaan masyarakat melalui pesan-pesan yang mendorong kebaikan,
kerukunan, dan persaudaraan.
Melalui pelatihan ini, IKADI Purbalingga
mengambil bagian dalam upaya meningkatkan kompetensi para khatib agar semakin
siap menjalankan tugas dakwah di lingkungan masing-masing. Keterampilan yang
diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam khutbah Jumat maupun kegiatan
pembinaan umat lainnya..
Dengan peningkatan kapasitas tersebut,
para khatib diharapkan mampu menghadirkan dakwah yang tidak hanya memperkuat
pemahaman keagamaan, tetapi juga memberikan pencerahan, menumbuhkan sikap
saling menghormati, dan menjaga persatuan di tengah masyarakat.

إرسال تعليق